Ajari Anak-anak Untuk Hidup !

Jangan hanya tanyakan kepada anak-anak engkau bercita-cita apa
Tapi tanyakanlah bagaimana ia akan hidup,
Tanyakanlah soal bagaimana ia kelak akan mendapatkan uang

Jangan ajari anak-anak hanya bisa menghakimi, tapi ajarilah bagaimana belajar
Jangan biasakan anak-anak menjadi konsumen tapi ajarilah menjadi produsen
Ajarilah anak-anak terampil, jangan hanya saat memilih, didiklah mereka agar lebih terampil menyodorkan alternatif

Anak-anak harus baik saat menjadi pembeli, tapi harus lebih hebat saat sebagai penjual
Sebab waktu, kawan, tangan, pikiran dan hati akan berbeda manfaatnya bagi sang konsumen, produsen, pembeli dan penjual. Bagi sang penghakim dan pembelajar

Mengajari anak-anak pandai bercita-cita tapi tidak mengajarkan bagaimana hidup dan mendapatkan uang, sama artinya membayangkan enaknya sebagai pilot tapi tidak tahu bagaimana menjadi, berjuang mendapatkan posisi, bekerja melayani dan terus bertanggung jawab.

Tak ada yang salah mendorong anak-anak berani bercita-cita, tapi ingat semua pilihan cita-cita, apapun jenisnya adalah kesempatan menjadi produsen dan penjual, pilihan untuk terus aktif memberi bukan meminta.

Seorang pemimpin, banker, guru, dokter, artis, sopir, petani, politisi, mubalig atau misionari dan….. yang sukses adalah produsen, penjual dan pemberi yang baik

Ayo ajari anak-anak :

  • Bagaimana cara hidup baik
  • Cara mendapatkan uang yang tepat
  • Cara menggunakan pendapatan yang baik, lewat apapun kelak profesi yang dicita-citakan anak-anak

Belajar hidup tidak berarti belajar bercita-cita !

Bgoro, 28 September 2015
Kang Yoto

Baca Juga Dari Kang Yoto

Comments

Loading...