Berterus Terang Soal Uang !

Berterus Terang Soal Uang !

  1. Di kampung saya banyak orang malu, kalau disebut pencari uang. Takut disebut mata duwitan. Maklum untuk makan mereka kadang tidak perlu uang. Ini bias kultur agraris!
  2. Banyak santri yang tidak berkenan bila menyatakan sedang perlu atau mencari uang. Takut disebut hamba uang. Ini bias teologis!
  3. Diantara aktifis, termasuk politisi, ada yg menolak bicara berterus terang soal kebutuhan minimalnya akan uang, agar tidak ternoda perjuangan sucinya. (bias idelogis)
  4. Para guru di sekolah, banyak yg menganggap tidak pantas berterus terang mengajarkan bagaimana cara mendapatkan uang! Lantaran itu selepas belajar, para siswa tergagap soal uang! (bias etis)

Apakah masih kurang keras kompetisi diantara keterbatasan dan peluang zaman ini ?
Mengapa kita tidak berterus terang soal uang: bagaimana mendapatkannya dengan benar, membayar pajak dan menggunakannya dengan baik !
Mari berterus terang soal uang !
Agar semakin banyak pemilik tangan mulia, tangan di atas atau pemberi pada setiap generasi!

Odw ke Indo, 26 April 2015
Salam Kang Yoto

Baca Juga Dari Kang Yoto

Comments

Loading...