Bilakah Ujung Jalan Itu Terlihat ?

alas jati kecamatan danderMungkin sudah panjang jalan yang kita tempuh, tapi belum tentu ada ujung yang kita capai
Walau Ada banyak peristiwa yang terlewati di sepanjang jalan itu tapi mengapa tak juga menghantarkan sampai ke ujung jalan

Apa ada yang salah dalam mempersiapkan perjalanan ini
Apa kita terlalu lama kelaparan
Terlalu lama sedih
Menderita, marah dan benci
Karena itu pikiran normal kita tidak sepenuhnya dapat dipakai untuk memahami apa yang senyatanya terjadi
Apalagi mampu menerima kenyataan !
Akibatnya tidak semua energi dapat digunakan untuk mengkongkritkan angan,
Mengakumulasi seluruh energi diri dan sumberdaya lingkungan wujudkan jembatan yang menghubungkan kini dan esuk

Apa tak cukup kita belajar disekolah ?
Mendapatkah khutbah di tempat ibadah
Membaca buku dan media

Untuk sampai diujung kita harus melampau rasa lapar dengan ridho dan sabar
Melampaui pesta dengan sikap puas dan merasa cukup
Melewati ego (ananiyyah) dengan eco (maiyyah)
Mengendalikan semua gejolak dengan kematangan (mutmainnah)
Menyeberangi kesulitan dengan ketangguhan

Kita sesungguh tidak gagal, hanya mungkin kita belum sepenuhnya berhasil :
Mengganti benci dengan cinta,
Marah dengan maaf,
Meminta dengan memberi,
Menuntut dengan kontribusi,
Kekacauan diri dengan kedamaian dan ketenangan,
Keridhoan dan kasih sayang terhadap diri dan sesama, bahkan terhadap mereka yang selama ini kita anggap musuh sekalipun

Let’s Go And Move On !

25 Oktober 2015
Salam Sesama Musafir
Kang Yoto Bojonegoro

Baca Juga Dari Kang Yoto

Comments

Loading...