Ini Diantara Yang Abadi Dari KH. Hasyim Muzadi

“Bedanya kiyai dan intelektual. Kalau kiyai itu suka menyampaikan sesuatu yang sulit dengan cara yang mudah. Kalau intelek itu suka menyampaikan yang mudah dengan cara yang sulit-sulit” (Hasyim Muzadi)

“Kalau orang zikir banyak apa saya tidak harus kerja? Semua pekerjaan yang berangkatnya dari Allah dan sadar bahwa itu kewajiban itu adalah zikir pada bidangnya masing-masing” (Hasyim Muzadi)

“Hati yang hidup hanya mungkin dimiliki oleh orang yang hidupnya halal” (Hasyim Muzadi)

“Ilmu diberikan kepada seluruh manusia tanpa memandang agama sebagai bagian dari Rahmaniah tuhan. Orang kristen yang sekolah dokter, Insyallah jadi dokter. Tapi Orang NU gak sekolah dokter, tetep gk bisa jadi dokter. Jadi dukun sudah Alhamdulilah.” (Hasyim Muzadi)

“Kadang-kadang kita malu kepada orang yang tidak menggunakan Islam tapi dia lebih tertib dari kita. Saya pernah datang ke sebuah negara non muslim, banyak penduduknya makan babi. Tapi khusus untuk hak milik dan perlindungan konsumen sangat diperhatikan. Kalau ada koper ketinggalan di bandara tidak bakal hilang, karena mengembalikan adalah biaya negara dan tidak mengembalikan adalah kriminalitas. Saya kadang berpikir, ini negara non muslim barang yang hilang ketemu semua, sementara di negara yang mayoritas muslim barang yang ada hilang semua.” (Hasyim Muzadi)

Baca Juga Dari Kang Yoto

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.