Membuka Kembali Pertanyaan Kehidupan

Setiap kali ke makam orang tua saya selalu mendapatkan momen momen diam untuk refleksi diri. Sore ini di samping makam bapak ibu saya seolah mendapatkan kembali pertanyaan: untuk apa engkau hidup, bagaimana caramu hidup dan ketika kelak engkau mati engkau ingin dikenang oleh siapa dan dalam kenangan apa.

Ayah ibuku hidup dalam mimpi atau cita cita sederhana, keduanya membangun rumah tangga, membesarkan kami anak anaknya, hidup dan mendidik dengan caranya, lalu berusaha memberi makna pergaulan di masyarakat dengan semangat sederhana: tidak mengganggu orang lain atau apalagi merugikan.

Bisa bertahan hidup, melihat anaknya tumbuh sehat dan punya rumah tangga itulah obsesi suksesnya.

Bapakku menjalani hidupnya dengan menjaga ambisi dan terus meledak ledakkan semangatnya. Ibuku menjalani dengan ketenangan, kebesaran jiwa dan kearifan. Keduanya telah menjalani kehidupan dengan bahagia dan sukses.

Keduanya telah menghadap Allah, kini giliranku membuat cerita kehidupan. Mudah mudahan kelak akan ada yang mengenangku sebagai orang baik.

Makam bakung kanor, 30 Maret 2017
Kang Yoto

Baca Juga Dari Kang Yoto

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.